Mega Skandal TMD Bakal Makan Korban.

Dompu – Kejaksaan Negeri Dompu adalah institusi hukum yang saat ini tengah menangani mega skandal korupsi TMD. Korps Adhyaksa tersebut masih terus melakukan penyelidikkan untuk mendalami dugaan korupsi mega skandal pada kegiatan Tambora Menyapa Dunia (TMD) yang menelan anggaran tidak kurang dari 4,9 milyar pada tahun anggaran 2014 dan 2015.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kejari Dompu akan dan terus melakukan pemeriksaan terhadap para panitia TMD secara maraton baik itu ketua panitia, koordinator, bendahara, dan Kepala Dinas Pariwisata Dompu Dra. Hj. Sri Suzana, M.Si., selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), untuk dimintai keterangan seputar kegiatan dan penganggaran TMD. Pemeriksaan terhadap mereka untuk menggali informasi lebih dalam tentang dugaan keterlibatan para panitia, kata Kasi Pidana Khusus Joko Suryanto di Kantornya.

Kajari Hasan Kurnia HS, SH., dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen tinggi untuk menuntaskan skandal TMD. “Saya tidak punya kepentingan dalam kasus TMD, proses hukumnya terus berjalan dan tidak memilah-milah” tegas Hasan di kantornya. Hanya saja pihaknya ekstra hati-hati dalam menangani kasus TMD, karena dalam kegiatan TMD melibatkan orang besar dan tidak tertutup kemungkinan mereka akan terseret, sambungnya.

Informasi dilingkungan Kejari Dompu menyebutkan bahwa proses hukum skandal TMD tidak dapat dibendung oleh siapapun dan dengan cara apapun, pasalnya kasus TMD sudah mendapat atensi khusus dari atas dan tegas untuk dituntaskan. “Kasus TMD terus berjalan karena mendapat atensi dari atas dan eksplisit dalam ranah Kejaksaan” kata sumber tersebut.

Ketegasan Kejari Dompu diatas secara tidak langsung membantah keras adanya informasi miring selama ini yang sengaja dihembuskan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan mengatakan bahwa skandal TMD tidak akan berlanjut sampai ke meja hijau.

Selain itu, ketegasan para Jaksa dalam penuntasan skandal TMD telah mengubur kegembiraan dan keceriaan semu beberapa oknum selama ini yang menganggap bahwa skandal TMD tidak akan menyeret siapapun. Informasi yang berkembang dimasyarakat bahwa karena sikap takaburnya sampai ingin menggelar Do`a selamatan karena merasa tidak akan masuk penjara terkait kasus TMD. Padahal diketahui bahwa Joko Suryanto dan kawan-kawan masih bekerja keras dalam penuntasan skandal TMD. Artinya sikap takabur tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap institusi Kejaksaan untuk menegakkan supremasi hukum dalam konteks skandal TMD. [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru