Jaksa Buru Terdakwa Skandal APBD Dompu

Dompu - Nasib para terdakwa kasus mega skandal APBD Dompu tahun anggaran 2011/2012 yang mengakibatkan kerugian negara sekitar 2 milyar lebih berdasarkan hitungan BPKP, sudah diputuskan oleh majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram belum lama ini.

Terhadap mereka para terdakwa yakni Saladin Hasan, Adil Paradi, Budianto, M. Nor dan Muhammad alias Memed sudah dijerat dengan pidana kurungan yang beragam atas perbuatan mereka yang diyakini sah dan meyakinkan telah melanggar UU tentang tindak pidana korupsi.

Dijatuhinya hukuman terhadap mereka oleh Pengadilan Tipikor tingkat pertama, ternyata belum cukup membahagiakan para pihak, terutama Kejari Dompu selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dan putusan majelis belum mengakhiri episode proses ditingkat Pengadilan. Tidak puas atas ganjaran hukuman terhadap para terdakwa dan penggantian kerugian negara, JPU mengambil sikap untuk mengajukan banding.

Kepada awak media minggu kemarin, Kasi Pidsus Kejari Dompu Joko Suryanto mengatakan bahwa, hukuman dari majelis terhadap para terdakwa korupsi tidak bisa diterima, pasalnya dalam putusan tersebut JPU menilainya masih sangat rendah dan tidak adanya penggantian kerugian negara oleh mereka, sehingga kami menilai hukuman tersebut belum memenuhi rasa keadilan. Oleh sebabnya, secara tegas JPU mengajukan banding, tutur dia.

Masih Joko, sampai saat ini, putusan banding belum keluar, kami masih menunggu. Sementara salinan putusan lengkap tingkat pertama belum turun, yang kami terima baru kutipannya saja. Setelah ada putusan banding, baru salinan putusan lengkap akan turun, pinta Joko. []- 05

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru