logoblog

Cari

Cyber Crime Polri Diminta Proses Akun Facebook Sahrini Cetar

Cyber Crime Polri Diminta Proses Akun Facebook Sahrini Cetar

KIMBOLO | Sungguh ironis, seorang pria lajang—berstatus waria alias bencong—memamerkan sebuah konten yang dinilai tak layak dipertontonkan. Meski dalam Dunia Maya—dalam

Hukum

KIM Bolo
Oleh KIM Bolo
14 Juli, 2019 20:33:18
Hukum
Komentar: 0
Dibaca: 1054 Kali

KIMBOLO | Sungguh ironis, seorang pria lajang—berstatus waria alias bencong—memamerkan sebuah konten yang dinilai tak layak dipertontonkan. Meski dalam Dunia Maya—dalam konten berupa foto yang diposting melalui akun facebook pribadi bernama “Sharini Cetar”—justeru mengundang kontroversi di tengah masyarakat, khususnya di Kecamatan Bolo.

Konten berupa foto adegan sesama jenis dalam sebuah kamar yang diposting melalui akun facebook pribadinya, di share sekira pukul 01.20 Wita, tanggal 13 Juli 2019.

Konten foto mesra sesama jenis tersebut tentu sangat bertentangan dan dinilai menciderai simbol sendi-sendi sosial masyarakat Kabupaten Bima, hingga mengundang reaksi beberapa kelompok masyarakat yang anti terhadap hal-hal yang bertentangan dengan aqidah Islam di Bima.

Belakang setelah adanya pemberitaan salah satu media, konten foto tersebut akhirnya dihapus. Meski demikian, penelusuran mesin Cyber Crime tetap terdeteksi kapan konten itu diposting dan dihapus. Satu kata kunci, “Setiap ada Kejahatan, pasti meninggalkan Jejak”.

            Konten foto yang dinilai bertentangan dengan aqidah Islam tersebut, melanggar pasal 27 ayat (1) UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Transaksi Elektornik (ITE)—yang menyebut, setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

 

Baca Juga :


            Cyber Crime Polri diminta agar memanggil dua oknum pria yang telah mengundang kontroversi di tengah kehidupan masyarakat di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB. Bahkan kelompok masyarakat anti hal-hal yang bertentangan dengan aqidah Islam lainnya di Bolo, akan turun aksi ke jalan jika dua oknum tersebut tidak diproses secara hukum.

“Cyber Crime Polri di Kabupaten Bima secepatnya memanggil dua oknum itu. Karena kami tak ingin ada bencana akibat ulah kedua oknum itu di Bima,” kata Adi, salah satu warga di Kecamatan Bolo.  

            Sementara, penelusuran di lapangan—diketahui pemilik akun facebook bernama “Sharini Cetar” adalah warga asal Dusun Leu Desa Rasabou Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Saat ini, pria pemilik akun “Sharini Cetar”, belum dapat di konfirmasi karena tidak ada di Rasabou.(adi)



 
KIM Bolo

KIM Bolo

"Katakan benar apa yang kita lihat meski itu pahit bagi kamu" Nama : Suryadin Alamat : Jl Lintas Sumbawa No.53 Ds Rasabou Kec. Bolo Kab. Bima-NTB. Email : adipradana30@ymail.com Kontak Person: 085-253-323535 Website: www.kimbolo.info

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan