logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pangkas Usia Pensuun Hakim

Pangkas Usia Pensuun Hakim

Mataram-RUU Jabatan Hakim yang mewacanakan pemangkasan batas usia pensiun seorang hakim masih menjadi wacana yang mengalir di kalangan eksekutif (pemerintah) maupun

Hukum

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
24 Agustus, 2017 07:47:11
Hukum
Komentar: 0
Dibaca: 4718 Kali

Mataram-RUU Jabatan Hakim yang mewacanakan pemangkasan batas usia pensiun seorang hakim masih menjadi wacana yang mengalir di kalangan eksekutif (pemerintah) maupun legislatif (DPR). Namun bagi Hakim Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Mataram H. Sarwo Hadi, SH, MH berkeyakinan kalau dari sisi usia hakim yang terus bertambah, sebenarnya seorang hakim itu lebih tertempa menjadi karakter seorang hakim yang lebih arif, bijaksana mengingat hakim senior kenyang akan pengalaman di profesinya sebagai hakim.  Meski begitu seorang hakim yang sudah mencapai usia 60 tahun khususnya yang bertugas di Pengadilan Tinggi perlu mempertimbangkan kapasitas dan kapabilitas sebagai seorang hakim. “Yang perlu saat ini, jika dilakukan rekruitmen calon hakim haruslah lebih slektif sehingga menghasilkan hakim pilihan dan berkualitas untuk menyidangkan setiap perkara yang ada. Termasuk diantaranya faktor kesehatan yang prima harus menjadi perhatian yang ditekankan oleh seorang hakim. Sebab bagaimanapun hebatnya seorang hakim tanpa didukung kesehatan prima justru tidak akan menghasilkan putusan-putusan majelis yang sehat,” kata H.  Sarwo Hadi, SH,  MHHakim Tinggi Pengafilan Tinggi Agama  (PTA)  Mataram di Mataram,  Selasa (22/8). Menurut Sarwi Hadi yang juga Humas PTS mataram ini. Kapasitas dan kapabilitas seorang hakim dan kesehatannya harus menjadi tolok ukur untuk rekruitmen seorang hakim sehingga bisa menghasilkan putusan yang lebih produktif. Sebab meski seorang hakim dengan usia yang makin bertambah meski kapasitas dan kapabilitas serta intelektualitasnya mumpuni, namun terganggu kesehatannya dan bekerja asal-asalan justru akan menjadi beban negara. “Meski sudah tua tapi didukung kesehatan prima  maka turut mempengaruhi kinerja seorang hakim. Karena menurut saya sejak awal rekruitmen hakim ini lebih slektif dilakukan. Karena jenjang hakim itu dari hakimpertama hingga jabatan hakim tinggi itu rentan terhadap gangguan kesehatan,” tukas Sarwo. Terkait batas usia hakim yang hendak dipangkas menurut Sarwo, sebenarnya aturan yang sudah ada sebelumnya tentang batas usia pensiun hakim ini lebih baik dibiarkan saja berjalan hingga saat ini. Sebagai hakim Sarwo lebih menekankan pada sistem rekruitmen hakim dari awal haruslah lebih slektif. “Dengan sendirinya hakim-hakim senior itu akan purna tugas seluruhnya. Lebih bagus saat rekruitmen calon Hakim lebih ketat sehingga yang menjadi hakim itu ke depan merupakan orang-orang terpilih. Dan menjadi hakim pada usia 25 tahun bagi saya terlalu cepat. Kalau bisa merekrut hakim itu dilatarbelakangi oleh pengalaman profesi yang cukup lama seperti dari seorang pengacara, akademisi dan lain sebagainya. Sehingga mereka sudah matang dalam bekerja. Jadi hakim itu berat. Hakim bisa dikatakan mapan  pada usia-usia 40 tahun ke atas,” tukasnya. Menyinggung soal dampak positif negatif dari rencana pemangkasan batas usia pensiun hakim ini, kata Sarwo sebaiknya pemerintah harus menyiapkan hakim-hakim pengganti terlebih dahulu melalui rekruitmen hakim untuk mengisi terjadinya kekosongan hakim di saat seorang hakim itu sudah pensiun. “Sekarang kalau tiba-tiba usia pensiunnya dipangkas sementara hakim pengganti belum disiapkan pemerintah, maka akan banyak terjadi kekosongan, apalagi perkara-perkara yang diajukan masyarakat semakin banyak,” ujar Hakim yang pernah bertugas di PTA Bengkulu ini. (wardi)

 

Baca Juga :




 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan