logoblog

Cari

800 Perkara Tuntas di PN Mataram

800 Perkara Tuntas di PN Mataram

Masih terbatasnya ketersediaan tenaga hakim pada setiap lembaga peradilan di Indonesia termasuk di Pengadilan Negeri Kelas IA Mataram, NTB mengganggu kinerja

Hukum

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
13 Juli, 2017 15:36:37
Hukum
Komentar: 0
Dibaca: 12309 Kali

Masih terbatasnya ketersediaan tenaga hakim pada setiap lembaga peradilan di Indonesia termasuk di Pengadilan Negeri Kelas IA Mataram, NTB mengganggu kinerja institusi peradilan. Apalagi semakin meningkatnya perkara yang masuk baik pidana maupun perdata yang menuntut segera dirampungkan. 

Soal minimnya jumlah hakim di PN Mataram diakui Humas PN Mataram H. Didik Jatmiko, SH, MH pernah terjadi 2-3 tahun sebelumnya. Namun saat ini keberadaan hakim di PN Mataram sudah dinilai cukup untuk menuntaskan 675 lebih perkara pidana ditambah 200 lebih tindak perdata tahun 2016 lalu. “Saya rasa jumlah hakim karir sebanyak 15 orang saat ini di PN Mataram dinyatakan sudah cukup. Kalaupun ada kekurangan hakim dikarenakan adanya mutasi ke PN lain bisa secepatnya diganti,” ujar Didik, Senin (10/7) di ruang kerjanya.

Didik menyimpulkan, dari jumlah perkara tersebut yang dominan yakni untuk tindak kejahatan pidana yakni pencurian, disusul narkotika, penipuan, penggelapan, penadahandan perkara lainnya termasuk masalah kehutanan dengan beragam perkaranya dan perkara lainnya.   

Dalam hemat Didik, yang menjadi kendala terkait minimnya jumlah hakim diantaranya proses mutasi. Mutasi tidak hanya berkaitan dengan pemindahan personil tapi juga berbanding lurus dengan persoalan keuangan. “Bisa jadi anggaran tak mencukupi sehingga menjadi hambatan,” imbuh Didik.

Mengatasi kendala minimnya hakim tersebut, bisa jadi yang dilakukan PN Mataram layak  menjadi acuan. Berdasarkan pengalaman, PN Mataram mensiasatinya dengan memaksimalkan tugas hakim yang sudah ada, meski dirasakan hakim masih kurang.

 

Baca Juga :


Didik yang sebelumnya hakim di PN Kendari ini mengungkapkan, rencana rekruitmen hakim oleh MA degan formasi 1.684 hakim dinilai positif untuk memenuhi kelangkaan hakim di beberapa wilayah. Meski demikian di PN Mataram hakim yang ada saat ini sudah dirasa cukup. “Soal rekruitmen hakim oleh MA dengan menganut pola yang sama dengan rekruitmen ASN kita serahkan semuanya kepada prosedur yang ditetapkan MA. Ya kita laksanakan saja keputusan pusat,” ujar Didik yang baru 1,7 tahun bertugas sebagai hakim di PN Mataram.

Dengan semangat kinerja PN Mataram, lanjut Didik semua perkara di tahun 2016 bisa dituntaskan. Bahkan realisasinya bisa 100 persen tuntas.  “PN Mataram oftimis tahun 2017 dengan sistem pembatasan waktu untuk setiap perkara persidangan pidana perdata paling lambat 5 bulan sudah selesai. “Itu cukup membuat keyakinan bahwa semua perkara di PN Mataram ini tertangani dengan baik,” pungkasnya. (Wardi)



 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan