logoblog

Cari

Tutup Iklan

Polres Dompu Garap Kasus Korupsi Kelas Wahid

Polres Dompu Garap Kasus Korupsi Kelas Wahid

Dompu - Kepolisian Resort Dompu, saat ini tengah menggarap beberapa kasus besar dugaan korupsi mulai tahun 2011 sampai 2015, kasus-kasus tersebut

Hukum

KM. Potu (KMP)
Oleh KM. Potu (KMP)
06 Oktober, 2015 17:11:32
Hukum
Komentar: 0
Dibaca: 11024 Kali

Dompu - Kepolisian Resort Dompu, saat ini tengah menggarap beberapa kasus besar dugaan korupsi mulai tahun 2011 sampai 2015, kasus-kasus tersebut sedang dalam penyelidikkan dan penyidikkan, kata Kapolres AKBP Brury Soekotjo AP, S.IK, diruang kerjanya, Senin (05/10).

Dirincikannya, kasus yang sedang ditanganinya diantaranya kasus dugaan korupsi pada kegiatan PNPM Mandiri Kabupaten Dompu, spesifiknya PNPM di Kecamatan Kempo, dimana 30 orang saksi sudah dimintai keterangan. Dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan satu orang tersangka dari pihak ketiga yang berinisial N. Selain itu, dugaan korupsi PNPM Mandiri Kecamatan Kilo, 16 orang saksi sudah digarap penyidik, terang Kapolres.

Kasus lainnya, yakni dugaan korupsi ditubuh Dinas Dikpora NTB dan Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, pada tunjangan sejumlah Guru yang tidak diberikan kepada pada tahun 2011 dan 2012. Dalam kasus ini 18 orang saksi sudah memberikan keterangan.

Selanjutnya terang Brury, kasus pembuatan jalan transmigrasi pada Disnakertrans Kabupaten Dompu, dimana 6 orang saksi sudah diperiksa. Dan terakhir kasus Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, dalam kasus ini 23 orang saksi sudah dimintai keterangan.

 

Baca Juga :


"Khusus untuk kasus Dinas Dikpora, jika lotusnya pada Dinas Dikpora Provinsi NTB, maka proses penyelesaiannya akan diserahkan ke Polda NTB. Sejauh ini belum bisa dipastikan apakah masuk ranah Dikpora Provinsi atau Kabupaten, kami masih mendalaminya", tutur dia. 

Terkait beberapa kasus diatas, Polres Dompu memiliki komitmen yang kuat untuk menyelesaikannya secara tuntas, mengingat kasus korupsi adalah golongan kejahatan ekstra ordinary,  "Kami punya komitmen yang kuat dan atensi khusus terhadapnya" tegas Brury. Oleh karenanya kami tidak boleh main-main dalam mengungkapnya, apalagi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, sudah memberikan 11 instruksi khusus kepada seluruh jajaran Kepolisian diwilayah RI didalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat. Instruksi khusus atau program prioritas dimaksud salah satunya penegakkan supremasi hukum diranah tindak pidana korupsi. "Insya Allah kasus korupsi yang sedang ditangani ini secepatnya akan diselesaikan" janji Brury [] - 05



 
KM. Potu (KMP)

KM. Potu (KMP)

Lahir dan besar di Potu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Senang menulis apapun secara bebas. Email : miftahulyani@gmail.com. Hp. 087866921180. Terinspirasi oleh KM. Bali 1.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan