logoblog

Cari

Tutup Iklan

Tolong Pakkkkk.... Jangan Tilang Saya

Tolong Pakkkkk.... Jangan Tilang Saya

Sudah lama saya ingin menulis tentang aktifitas pelajar SMP yang menggunakan sepeda motor. Keinginan itu sangat beralasan karena diketahui pelajar seusia

Hukum

Abu Macel
Oleh Abu Macel
03 Juni, 2015 11:45:39
Hukum
Komentar: 3
Dibaca: 4745 Kali

Sudah lama saya ingin menulis tentang aktifitas pelajar SMP yang menggunakan sepeda motor. Keinginan itu sangat beralasan karena diketahui pelajar seusia itu tentu belum boleh mengendarai sepeda motor karena belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM). Dengan demikian mereka belum memahami peraturan berlalu lintas yang baik. Akibatnya sering terlihat penggunaan jalur yang keliru, melanggar rambu-rambu larangan bahkan melakukan atraksi dengan mengangkat roda depan sepeda motornya sambil berboncengan ditengah keramaian. 

Saat berselancar diruang baca internet, saya menemukan informasi dari situs resmi ntb.polri.go.id yang menuturkan kegiatan operasai Gatarin 2015 dan menjaring beberapa pengguna kendaraan bermotor tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan dan pelanggaran lainnya seperti yang tertulis dibawah ini:

Tolong Pakkkkk.... jangan tilang saya, seorang pelajar SMP terisak menangis memohon kepada petugas lalu lintas agar tidak ditilang. Karena tidak menggunakan helm, tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK mengendarai sepeda motornya melintas di jalan raya Senggigi seputaran Batu Layar, siswa SMP itu terjaring dalam Operasi Patuh Gatarain(31/5) yang sedang digelar Polda NTB. Dengan tangisnya mencoba meluluhkan hati petugas namun dengan tersenyum dan memberi pengertian secara santun kepada siswa tersebut, petugas lalu lintas yang sedang bertugas itu tetap memberikan surat tilang kepada bocah yang terus merengek itu.

Himbauan kepada para orang tua, bilamana anaknya belum cukup umur untuk berkendara hendaknya tidak memberikan ijin kepada buah hatinya untuk berkendara sendirian karena belum memiliki kecakapan secara hukum untuk memiliki SIM. Bagi pengguna jalan yang lain agar tetap mematuhi aturan lalu lintas bukan karena takut akan terkena tilang ataupun sangsi dari petugas, namun bisa lebih sadar bahwa aturan lalu lintas dipatuhi untuk memberikan kenyamanan berlalu lintas dan mewujudkan keselamatan sebagai kebutuhan.

 

Baca Juga :


Operasi Patuh kali ini mengedepankan kegiatan penegakan hukum disertai kegiatan preemtif dan preventif secara selektif dan prioritas untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang mantap.(hoff) 



 

Artikel Terkait

3 KOMENTAR

  1. Desa Mekar Sari Narmada

    Desa Mekar Sari Narmada

    04 Juni, 2015

    tidak lepas dr lemahnya pengawasan orang tua, bahkan banyak ortu yg membelikan anaknya sepda motor meski secara aturan mereka belum boleh memakainya


  • KM Kaula

    KM Kaula

    04 Juni, 2015

    kalau petugas benar-benar ingin melihat jalur lalu lintas lancar dan aman, mestinya hal-hal seperti itu yang sering dioprasi.


  • KM. Sukamulia

    KM. Sukamulia

    03 Juni, 2015

    Kenyataan yang sama juga keraf terjadi di wilyah kota selong dan sekitarnya. Banyak anak-anak usia SMP yang mengendarai modor dengan gaya ugal-ugalan, melanggar lampu merah dan aturan lalu lintas lainnya. Mereka bangga melakukan pelanggaran tersbut sebab mereka berpendapat bahwa anak di bawah usia 17 tahun masih kebal hukum, pasalnya mereka belum diperbolehkan membuat SIM dan KTP. Saya pernah menemukan, ketika mereka terjaring oprasi lantas, dengan bangganya mereka bilang saya masih kecil dan belum kena oleh aturan hukum. Pernah pula saya temukan anak kelas VII SMP terjaring oprasi lalu lintas namun anak itu dilepas begitu saja oleh polisi yang melaksanakan tugas waktu itu. Untuk itu saya patut menyampaikan apresiasi atas tindakan pak polisi yang menilang anak usia SMP pada berita ini. Ini adalah tindakan yang tegas demi kenyamanan dan ketertiban lalu lintas sebab anak-anak usia SMP kerap kali mengganggu ketertiban lalu lintas.


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan