logoblog

Cari

Warga Sie Boikot Jalan

Warga Sie Boikot Jalan

KM. Portal Himpas, - Sejumlah warga Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima memboikot jalan Lintas Tente Parado pada Rabu siang (30/07) tepatnya

Hukum

Al Furqan
Oleh Al Furqan
30 Juli, 2014 18:07:25
Hukum
Komentar: 1
Dibaca: 8299 Kali

KM. Portal Himpas, - Sejumlah warga Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima memboikot jalan Lintas Tente Parado pada Rabu siang (30/07) tepatnya di Desa Sie. Pemboikotan ini dilakukan oleh warga menuntut pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku penganiayan terhadap pemuda Desa Sia yang diduga dilakukan oleh warga Desa Sakuru pada dini hari minggu malam kemarin.

Aksi spontanitas ini dilakukan sebagai bentuk protes warga terhadap penegakan supremasi masih hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian Sektor Monta. Karena sebulnya kasus penganiayaan yang dialami oleh Jaelani (22) warga Desa Sie telah dilaporkan kepada pihak yang berwajib, namun sampai pemboikotan jalan terjadi polisi belum menangkap tersangka pelaku penganiayaan yang diduga kuat dilakukan oleh warga Desa Sakuru, kecamatan monta.

Akibat penganiyaan yang terjadi disekitar lokasi perbatasan Desa Tangga dan Sakuru pada dini hari minggu malam, Jaelani (22) warga Desa Sie mengalami luka parah dibagian wajah. Maka dengan adanya kasus penganiyaan ini warga desa sie mendesak pihak kepolisian agar segera bertindak dan menangkap pelaku yang diduga kuat melakukan penganiyaan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kapolres Kabupaten Bima, AKBP IGPG Ekawana Prasta SIK mencoba melakukan mediasi dengan warga agar jalan yang diblokir segera dibuka. Namun sepertinya mediasi yang dilakukan gagal karena warga bersikeras meminta pelaku agar secepatnya ditangkap dan digelandang ke Mapolsek atau Mapolres Bima.

Kapolres Kabupaten Bima, AKBP IGPG Ekawana Prasta SIK, menjelaskan “Dua  nama telah dikantongi dengan insial (RZ) dan (SR) warga Desa Sakuru dan TIM Buser Polres Bima telah berada di Desa Sakuru, melakukan koordinasi dengan pemerintah desa untuk melakukan penangkapan terhadap dua tersangka tersebut,” katanya.

 

Baca Juga :


Dengan adanya persoalan ini Eka, berharap agar warga memberikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk bekerja  dan meminta kepada warga agar jalan segera dibuka karena akan merugikan para pengguna jalan dan pihak kepentingan yang memanfaatkan akses jalan sebagai sarana transportasi.

Dengana terjadinya pemboikan jalan yang menghubungkan tiga kecamatan ini, akses transportasi mengalami lumpuh total dan puluhan kendaraan harus mengantri menunggu akses jalan dibuka kembali. Sampai berita ini diturunkan belum ada titik temu antara warga dan pihak kepolisian sehingga warga masih memboikot jalan. [AW] -01



 

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    31 Juli, 2014

    ada dua berita yang sama ini dengan KM tantonga, tapi korbannya beda nama dan beda usia di tantonga nama One usia 18 th di sini Jaelani usia 22 yang, kata orang malaysia "yang mana satu" yang benar? atukah memang orangnya beda dan kejadiannya juga beda tapi serupa?.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan