logoblog

Cari

Tutup Iklan

Bantuan SIKIB Sebagian Hilang

Bantuan SIKIB Sebagian Hilang

KM  RUNGGU-Bantuan berupa tas siswa untuk SDN Runggu dan SLB Negeri Kabupaten Bima dari Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB)  diduga

Hukum

KM Monggo Runggu
Oleh KM Monggo Runggu
13 Juni, 2014 12:13:59
Hukum
Komentar: 2
Dibaca: 13181 Kali

KM  RUNGGU-Bantuan berupa tas siswa untuk SDN Runggu dan SLB Negeri Kabupaten Bima dari Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) sebagian hilang. Pasalnya, bantuan tersebut ada yang hilang secara tiba-tiba. Ironisnya, kedua sekolah tersebut tidak tahu menahu dimana sebagian bantuan tersebut menghilang.

Sebelumnya, rombongan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) memberikan bantuan berupa 140 tas siswa. Di dalam tas tersebut terdapat beberapa buku pelajaran dan buku tulis lengkap. Bantuan itu dimasukan  kedalam 9 karung, yang masing-masing diisi 15 buah tas per karungnya.

Namun pada saat pembagian, satu karung tas tiba-tiba hilang. Pihak sekolah pun mengaku tidak tahu siapa yang mencuri tas-tas tersebut. “Dalam berita acaranya memang 140 buah tas, tetapi sudah hilang 15 buah sebelum nyampe ke sekolah,” ungkap Subhan SPd Kepala SDN Runggu,.

Dikatakannya, bantuan tersebut sebelumnya disimpan di salah satu rumah Rahmin Umar warga RT 10 RW 5 desa setempat. Dia mencurigai, sebagian bantuan itu hilang saat berada di rumah warga tersebut. Subhan menjelaskan, pihaknya hanya menerima 120 tas saat dibawa ke sekolah. Sementara 5 tas lainnya juga belum diketahui hilang kemana. “Dari 140 tas itu, hanya 120 yang sampai di sekolah, kami tidak tahu tasnya hilang dimana. Dari jumlah itu, dibagilah oleh pengawas untuk SDN Runggu 80 buah dan SLB 40 buah,” terangnya.

Sebenarnya pihak  sekolah enggan menerima bantuan tersebut lantaran sudah tidak sesuai berita acara. Subhan juga mengaku, dari 80 tas yang berada dalam karung tersebut hanya berisi 77 buah tas. “Harusnya isi karung tersebut sebanyak 80 tas, tetapi saat dihitung malah kurang 3 buah. Jadi jumlah yang sudah hilang ada  23 buah,” sebut Mantan Ketua BPD Runggu itu.

 

Baca Juga :


Sementara itu, kepala SLB Negeri Kabupaten Bima, Muhtar SPd juga membenarkan adanya sebagian tas yang hilang. Lagi-lagi, pihaknya tidak tahu dimana hilangnya tas tersebut. “Padahal sesuai bantuannya harus 140 buah. Tapi hanya yang sampai cuma 120 saja,” tambahnya.

Meski tas tersebut sempat disimpan di sekolahnya, namun Muhtar  menegaskan tidak ada yang menyentuhnya. Pihaknya juga mengaku tidak tahu jika jatah 80 tas untuk SDN Runggu juga ada yang hilang sebanyak 3 buah. “Tasnya kan berada dalam karung, jadi kita bagi per karung saja,” Pungkas Muhtar . (KM Runggu) - 01



 

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. KM LENGGE

    KM LENGGE

    14 Juni, 2014

    Ini harus ditelusuri,,,,,agar dikemudian hari tidak terjadi lagi....


  • KM Kaula

    KM Kaula

    13 Juni, 2014

    memang benar kata orang, kejahatan tidak selamanya karena minat pelaku tetapi yang lebih mendominasi adalah karena kesempatan. dari itu hati-hatilah, demikian kata Bang Napi


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan